JUAL LG GW 620 2nd, spesifikasi ada di sini: http://www.situshp.com/hp/LG-LG/2068-GW620.html+ memori external 2Gb
+lengkap (kardus, charger, handsfree)
+barang mulus seperti baru
harga Rp SOLD
Banyak kalangan mengklaim bahwa gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh ponsel (telepon seluler) dapat mengganggu kesehatan pengguna dan orang-orang yang berdiri di sekitarnya. Anggapan ini dibenarkan oleh para ahli bidang telekomunikasi, namun tidak sedikit pula bantahan-bantahan oleh beberapa pihak yang menyangkal sebaliknya.
Namun kita juga tidak bisa mengabaikan permasalahan ini, hal ini sudah dibuktikan oleh salah satu negara yang memiliki jumlah pengguna ponsel terbanyak dunia. Peraturannya bisa dikatakan sangat ketat apalagi mengenai efek samping dari radiasi ponsel. Penetapan aturan ambang batas toleransi radiasi ponsel, tentunya dapat menimbulkan banyak perdebatan di kalangan produsen dengan pemerintah setempat.
Banyak peneliti yang mengungkap pengaruh radiasi ponsel terhadap kesehatan manusia menerangkan bahwa seseorang yang banyak terkena radiasi ponsel cepat atau lambat, dapat menyebabkan efek detrimental pada otak, bahkan ada yang berpendapat bahwa penggunaan ponsel secara terus menerus selama lima sampai 18 tahun atau lebih, dapat beresiko lebih tinggi terkena kanker leukemia atau kanker pankreas serta juga dapat menyebabkan penurunan jumlah produksi sperma sampai 80 persen.
Paling tidak sampai sekarang ini masih belum adanya bukti antara radiasi RF (radio frequensi) dengan pengaruhnya terhadap kesehatan manusia, dan orang tidak bisa memastikan bahwa sebuah handset mampu menimbulkan resiko. Kalaupun ada pengaruhnya sangatlah kecil dan diperlukan pengujian terhadap teknologi ini lebih mendalam. Tidak sedikit pula orang beranggapan penggunaan handsfree salah satu alternatif untuk bisa mengurangi pengaruh radiasi gelombang radio yang dipancarkan ponsel terhadap kesehatannya.
Seiring semakin populernya telepon genggam ini banyak orang sudah mulai mempertanyakan sebenarnya seberapa besar pengaruh radiasi ponsel kepada kesehatan manusia?
Banyak pengguna ponsel yang mungkin tidak mengetahui bahwa ponsel yang mereka gunakan dapat mengirimkan gelombang elektromagnetik ke dalam tubuh mereka.
Sesungguhnya setiap ponsel memiliki spesifikasi ukuran banyaknya energi gelombang mikro yang dapat menembus ke dalam bagian tubuh seseorang tergantung pada seberapa dekat ponsel dengan kepala. Paling tidak kurang lebih sebanyak 60 persen dari radiasi gelombang mikro yang diserap dan menembus daerah sekitar kepala.
Ponsel merupakan alat komunikasi dua arah dengan menggunakan gelombang radio yang juga dikenal dengan radio frequensi (RF), dimanapun kita melakukan panggilan, suara akan ditulis dalam sebuah kode tertentu ke dalam gelombang radio dan selanjutnya diteruskan melalui antena ponsel menuju ke base station terdekat dimana kita melakukan panggilan. Gelombang radio inilah yang menimbulkan radiasi dan banyak kontroversi dari berbagai kalangan tentang keamanan dalam menggunakan ponsel.
Pengukuran kadar radiasi sebuah ponsel umumnya disebut dengan Specific Absorption Rate (SAR). Pengukur energi radio frekuensi atau RF yang diserap oleh jaringan tubuh pengguna ponsel bisa dinyatakan sebagai unit dari watts perkilogram (W/kg). Batas SAR yang ditetapkan oleh International Commission on Non-Ionizing Radiation Protection (ICNIRP) adalah 2.0 W/kg. Sementara The Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) juga telah menetapkan sebuah standar baru yang digunakan oleh negara Amerika dan negara lain termasuk
Pengujian SAR diadakan dengan menuangkan simulasi jaringan ponsel yang memancarkan radio frekuensi ke dalam sebuah bentuk kepala manusia.
Menempatkan ponsel pada bagian kepala dan dioperasikan dengan full power. Sebuah robot lengan melakukan penyelidikan di dalam jaringan untuk menemukan area dimana terdapat RF (radio frekuensi) yang paling tinggi, serta ingin menemukan dimana proses kandungan SAR ini dilakukan dengan secara perhitungan matematik.
Penting untuk diketahui bahwa dalam daftar level radiasi ponsel tersebut tidak menyatakan bahwa menggunakan ponsel berbahaya atau tidak untuk kesehatan. Jadi semua keputusan ada di tangan pengguna ponsel.
Sumber: Berit@ iptek
PENGENDALI MOTOR AC KALANG TERTUTUP
(CLOSED LOOP CONTROLL OF AC MOTOR)
Sedikit gambaran tentang rangkaian pengendali motor ac kalang tertutup. Rangkaian-rangkaian tersebut meliputi rangkaian pengendali motor, rangkaian sensor, rangkaian umpan balik yang berupa pengubah frekuensi ke tegangan, rangkaian penguat diferensial, rangkaian pengendali PI dan rangkaian pengkondisi sinyal.
Gambar 2.1 adalah gambar diagram kotak pengendali motor ac kalang tertutup. Sesuai dengan namanya, sistem yang akan digunakan adalah sistem kalang tertutup. Namun sebelum masuk ke teori-teori rangkaian pengendali motor ac kalang tertutup, ada baiknya akan dibahas terlebih dahulu apa itu yang dimaksud dengan sistem kalang tertutup dan apa bedanya dengan sistem kalang terbuka.
Sistem kalang tertutup adalah sebuah sistem pengendalian dimana besaran keluaran memberikan efek terhadap besaran masukan sehingga besaran yang dikendalikan dapat dibandingkan terhadap harga yang diinginkan. Selanjutnya perbedaan harga yang terjadi antara besaran yang dikendalikan dengan besaran yang diinginkan akan menjadi koreksi sebuah sistem yang nantinya akan dijadikan sebagai sasaran pengendalian.
Sistem kalang terbuka adalah sistem pengendalian dimana keluaran tidak memberikan efek terhadap besaran masukan, sehingga nilai yang dikendalikan tidak dapat dibandingkan terhadap nilai yang diinginkan.
Dengan demikian jelas bahwa sebuah sistem pengendali motor ac kalang tertutup pada penelitian ini akan menggunakan sistem kalang tertutup dimana keluaran dari sistem yaitu putaran motor pompa air yang akan diubah menjadi besaran tegangan (sebagai tegangan terukur) akan memberikan efek terhadap masukan berupa set point. Perbedaan harga antara set point dengan tegangan terukur tersebut akan menjadi sebuah sinyal kesalahan (error).
Dengan sistem kalang tertutup diharapkan sistem yang akan dirancang mampu mengoreksi perbedaan antara set point dengan tegangan terukur sehingga hasil koreksi yang terjadi tersebut dapat memberi masukan pada sistem yang akan dirancang itu sendiri.
2.1 Pengendali Motor AC
Diagram kotak sebuah pengendali motor ac dapat di lihat pada gambar 2.1. Pengendali motor terdiri dari penggabungan beberapa rangkaian elektronika, yaitu Zero crossing, pembentuk gelombang segitiga, pembalik (inverter), pembanding (comparator), Rangkaian penyulut dan triac.